571 (3)
571 (3)

Setelah mengambil alih penjualan game Metro Exodus ke layanan miliknya, sekarang Epic Games kembali menerima sorotan. Layanan toko game digital milik Epic Games itu disebut-sebut telah melanggar hukum privasi pengguna dengan mengakses data Steam setiap pemain yang ada di PC tanpa izin.

Mengutip Bleepingcomputer.com, pihak Epic Games menawarkan jawaban terhadap salah satu goresan pena di Reddit yang menuduh jikalau layanan toko game digital miliknya sebagai spyware. Di mana mereka disebut telah mengintip data pengguna Steam yang tersimpan di komputer dengan memakai sebuah file yang berjulukan ‘localconfig.vdf’ yang berada di direktori Steam pada komputer yang dipakai gamer.

Menanggapi hal tersebut, salah satu staf dari Epic Games menawarkan penjelasan bahwa mereka memang telah memasang sebuah fitur berjulukan ‘tracking pixel’, yaitu fitur yang memungkinkan sebuah acara mampu mengetahui statistik kunjungan ke halamanannya. Lewat pernyataan yang diberikan, fitur tersebut tidak hanya dipakai oleh Epic Games alasannya adalah sudah banyak beberapa situs juga memakai fitur yang sama.

Selain itu, layanan toko digital Epic Games Store ini juga mengirimkan data-data mengenai spesifikasi komputer penggunanya secara berkala, baik itu data mengenai GPU yang digunakan, prosesor, dan sejenisnya yang telah mereka cantumkan di kebijakan privasi sebelum memasang layanan toko digital tersebut.

Epic sendiri menyampaikan bahwa mereka tidak akan mengirimkan apa yang ada di file localconfig.vdf itu apabila kalian tidak ingin mengimpor data sahabat kalian dari Steam ke Epic Games Store. Namun, keputusan Epic untuk menyentuh file data pengguna dari Steam itu tanpa izin penggunanya itu sendiri eksklusif menyebabkan keresahan. Hal tersebut dikarenakan data tersebut menyimpan bermacam data-data lainnya, selain dari daftar sahabat di Steam.

BACA JUGA:  Auto Chess Perkenalan Hero Baru Shining Archer, Inilah Bocoran Kekuatanya

Ketika ditanyakan ke pihak Valve, perusahan asal Amerika Serikat tersebut menjawab jikalau file localconfig.vdf itu bergotong-royong tidak diperuntukkan untuk dipakai oleh software lain. Valve juga menyampaikan bahwa mereka akan meneliti lebih lanjut untuk mengetahui data apa sajakah yang Epic launcher kumpulkan dari Steam.

Melihat isu ini, tentu pihak Epic Games benar-benar terlihat bersalah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here