[Review] Trine 4 The Nightmare Prince – Asah Otak Super Indah!
[Review] Trine 4 The Nightmare Prince – Asah Otak Super Indah!

[Review] Trine 4 The Nightmare Prince – Asah Otak Super Indah!
Pecinta side scroller mana yang tak mengenal judul Trine? dari sekian banyak diluar sana, franchise racikan Frozenbyte ini memang punya daya tariknya sendiri. Visualisasi memukau dibalut elemen petualangan puzzle yang menantang memang jadi kekuatan Trine dalam menciptakan para penggila side scroller jatuh hati.

Setelah sukses dengan ketiga judulnya, sekarang risikonya judul keempatnya – Trine 4 The Nightmare Prince telah berada dalam genggaman dan siap menyuguhkan petualangan gres yang memesona. Bagi kalian yang telah sempat membaca impresi awal kami di bulan lalu, tentu telah melihat sedikit citra wacana apa yang hendak Frozenbyte tawarkan di seri keempat Trine ini. Dan sesuai kesepakatan kami sebelumnya, sekarang tiba bagi kami untuk menunjukkan ulasan penuh Trine 4 melalui review kali ini.

Story
Tetap familiar mirip Trine yang selama ini kita kenal, ia hadir dengan kisah simple yang gampang dicerna oleh siapapun. Disini kalian akan kembali berperan sebagai “tiga serangkai” – Amadeus, Pontius, dan Zoya yang kesemuanya telah menjalani hidupnya masing-masing. Bagi kalian yang kurang familiar, Amadeus merupakan seorang penyihir, Pontius ialah ksatria, dan Zoya ialah seorang pencuri kolam Robin Hood.

Namun dilain sisi, seorang pangeran muda – Selius mengalami mimpi yang dipenuhi oleh kegelapan. Mimpi tersebut membuatnya mempunyai kekuatan berbahaya yang tak bisa ia kendalikan dan berpotensi menghancurkan banyak daerah yang ia lewati.

Melihat hal tersebut The Astral Academy mengumpulkan Amadeus, Pontius, dan Zoya untuk menyelamatkan sang pangeran dari mimpi buruknya. Tentu perjalanan ketiganya tak akan mudah, akan ada banyak rintangan yang harus mereka hadapi.

Lantas, mampukah ketiga serangkai ini menyelamatkan Pangeran Selius? Kekuatan jahat apa yang menciptakan sang pangeran ini terperangkap dalam mimpi jelek berbahaya? Kesemua pertanyaan tersebut hanya akan terjawab melalui Trine 4 The Nightmare Prince ini!

Gameplay
Petualangan Penuh Asah Otak!
Secara mekanisme, Trine 4 tetap familiar mirip sebelumnya, ia tetaplah sebuah game side scrolling indah dengan unsur puzzle yang menantang. Dan kabar baiknya, kami bisa menyebut bahwa Trine 4 ini terasa jadi seri terbaik dengan ragam penyempurnaan di aneka macam sisi.

Bagi kalian yang kurang familiar, ketiga huruf yang akan kalian gunakan punya kiprahnya masing-masing dalam menghadapi para musuh ataupun menuntaskan puzzle. Ketiganya juga sanggup dengan gampang diganti-ganti sesuka hati di sepanjang permainan. Zoya sanggup memanfaatkan ketrampilannya untuk melaksanakan serangan jarak jauh dengan panah, Amadeus bisa memakai sihirnya untuk menyerang dengan objek yang ia ciptakan, dan Pointius sanggup menyerang musuh eksklusif secara melee.

Aspek pertarungannya sendiri memang punya peranan yang kurang signifikan dan masih terasa mudah. Dimana selain para musuh punya gerakan yang gampang ditebak, dikala salah satu huruf mati sanggup dengan gampang dibangkitkan dengan hanya “disentuhkan” dengan huruf kalian yang masih hidup.

Daya tarik seri terbaru kali ini memang tak tiba dari aspek pertarungannya, namun sebagai gantinya, Trine 4 menyuguhkan banyak puzzle menantang yang siap menciptakan otak kalian berotasi. Logika, kreatifitas, dan kecermatan diharapkan untuk mengatasi aneka macam puzzle di sepanjang petualangan.

Tetap mirip seri sebelumnya, kalian harus bisa memanfaatkan ability khusus ketiga huruf yang kalian gunakan. Bagi kalian yang kurang familiar, ketiga huruf tersebut sanggup diganti-ganti dengan gampang di sepanjang permainan. Puzzle mirip dibawah ini misalnya, membutuhkan objek ciptaan Amadeus, pantulan perisai dari Pontius, dan tali dari Zoya. Harus diakui, kesemua puzzle yang hadir terasa lebih kreatif dan variatif dibanding ketiga seri sebelumnya, dan tentunya siap mendorong kemampuan otak kalian ke level yang lebih tinggi lagi.

BACA JUGA:  Beberapa Update Besar Mobile Legends di Penghujung final Season 13!

Salah satu peningkatan yang bagi kami cukup patut diacungi jempol ialah variasi boss fight yang terasa lebih menantang. Tak hanya sekedar bertarung, sekarang boss fight juga terkadang hadir dengan sistem puzzle yang juga siap menciptakan otak kalian berputar. Seperti boss penyihir ini contohnya yang siap untuk mengasah kecermatan dan nalar kalian.

Salah satu fitur andalan seri Trine, yakni co-op kali ini juga kembali hadir. Bagi kalian yang cukup kesulitan menghadapi musuh atau menuntaskan puzzle sendirian, maka co-op akan sangat membantu. Tak hanya itu, sebagai game yang “family friendly” tentu memainkan mode tersebut bersama keluarga atau sobat akan terasa jauh lebih menarik.

Visual Super Indah!
Apa yang menarik mata untuk pertama kali dikala melihat judul Trine? Tentu jawabannya ialah gaya dan visual memukau yang disuguhkan. Ketiga seri Trine terdahulu bisa menyuguhkan pesona luar biasa melalui presentasi visual indahnya. Dan pada seri keempat kali ini, Frozenbyte berhasil menyuguhkan yang terbaik dari yang terbaik! Segala atmosfir dan keindahan dunia yang tersaji bisa dibalut dengan presentasi visual yang siap menciptakan mata terpana.

Visualisasi kartunis penuh warna yang indah masih dipertahankan, dan harus diakui seri keempat ini bisa tampil sebagai judul Trine dengan aspek visual paling memesona. Tiap aspek visual yang tersaji, mulai dari texture, environment, shadow, lighting, fog, reflection dan lain sebagainya bisa disuguhkan dengan indah. Sebagai buktinya? kalian bisa melihat gugusan screenshot yang telah kami abadikan dalam review kali ini.

Soundtrack
Soundtrack memang jadi faktor pendukung yang berpengaruh untuk membangun atmosfir permainan. Game dengan ema fantasy dengan setting dunia super indah mirip Trine 4 ini tentu memerlukan elemen krusial yang satu ini. Dan kabar baiknya, Frozenbyte melalui para komposer handalnya berhasil menunjukkan yang dibutuhkan.

Beragam soundtrack yang hadir bisa senada dengan tema fantasy indah yang senada, tak seikonik sampai selalu bisa menciptakan terniang dikepala memang. Namun gugusan soundtrack yang hadir bisa menyongkong atmosfir permainan supaya terasa jauh lebih imersif dan “menggugah”.

Conclusion
Empat tahun bolos tanpa franchise Trine, Frozenbyte & Modus game risikonya bisa membayarnya melalui Trine 4. Maha karya terbarunya ini merupakan penyempurnaan ketiga judul sebelumnya dari segala aspek. Visual yang jauh lebih memesona, gameplay yang lebih solid, sampai puzzle yang jauh lebih variatif dan kompleks membuatnya judul keempat ini semakin tampil memikat.

Beberapa kekurangan yang ada terasa sangat minor dan sama sekali tak menggangu experience permainan. Tentu Trine 4 merupakan sebuah game yang tepat bagi kalian yang mencari side scrolling indah yang siap mengasah otak. Posisinya sebagai game yang “family friendly” juga membuatnya bisa dimainkan oleh siapapun. Predikat sebagai game “asah otak super indah” sepertinya memang tak terlalu berlebihan untuk disematkan pada game yang satu ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here