571 (2)
571 (2)

Tahun 2017 kemudian memang menjadi tahun yang berat bagi publisher Indonesia, sebab semakin banyak game online harus tutup layanan akhir sepinya gamer yang main. Pergeseran minat gamer terhadap game online menjadi alasan utama mengapa penutupan layanan harus terjadi. Penasaran apa saja game online Indonesia yang tutup tahun lalu? Langsung saja simak artikel berikuti ini!

  1. Final Odyssey
    Pada awal Februari 2017, Qeon Interactive balasannya menutup salah satu game online yang telah berumur 6 bulan yakni Final Odyssey Indonesia. Final Odyssey merupakan mobile action MMORPG yang menghadirkan banyak fitur unggulan layaknya game online PC yang berbasis dungeon. Game yang hadir pada perangkat Android dan iOS ini dilengkapi user interface yang gampang dioperasikan di perangkat mobile. Penutupan layanan ini memang berdampak pada gamer yang merasa dirugikan, namun hal tersebut sudah menjadi keputusan Qeon. Pada penutupan layanan tersebut, Qeon tentu saja meminta maaf kepada para gamer dan menunjukkan ucapan terima kasih atas partisipasinya selama ini.
  2. Clash of Gods
    Selain Final Odyssey, Qeon Interactive juga menutup layanan game online miliknya yang telah berumur 3 tahun yaitu Clash of Gods. Clash of Gods sendiri yaitu game MMORPG yang mempunyai kualitas grafis dan detail yang sangat tinggi pada masanya. Clash of Gods juga mempunyai unsur PVP yang sangat besar lengan berkuasa dengan mode Open PK serta Guild War, sehingga membuatnya mampu bertahan sampai 3 tahun lamanya. Alasan penutupan tersebut yaitu sebab kontrak kerjasama dengan pihak developer Clash of Gods, PK Leiting, sudah berakhir. Qeon terpaksa menutup layanan Clash of Gods sebab tidak ingin melanjutkan layanan tanpa pemberian dari pihak developer.
  3. Point Blank Mobile
    Pada tanggal 6 April 2017, Zepetto selaku pemilik dan developer beserta True Digital Plus selaku pemegang lisensi layanan game Point Blank Mobile telah setuju untuk mengumumkan bahwa layanan Point Blank Mobile Indonesia akan tidak boleh sebab kualitas game yang tidak mampu memenuhi standar yang di inginkan oleh pengguna dan publisher.
BACA JUGA:  Sepuluh Game Android Offline Terbaik Gratis April 2019 - Minggu II

Sama mirip versi PC, Point Blank Mobile sendiri merupakan game Android bergenre shooter yang berkisah wacana konflik antara dua kubu, yaitu merupakan kelompok pemberontak yang menamakan dirinya Free Rebel, dan divisi penjaga keamanan bentukan pemerintah yang dinamakan CT-Force.

  1. Seal Online Indonesia
    Tanggal 22 Juni 2017 kemarin Lytogame telah mengumumkan penutupan layanan untuk Seal Online. Selama 11 tahun game Seal Online telah menemani SEALovers (sebutan gamer dalam gamenya) di dunia Shiltz. Seal Online yaitu game online bergenre MMORPG yang dikembangkan oleh Playwith Interactive untuk perangkat PC. Game ini berlatar belakang pada dunia fantasi yang dikenal dengan nama Shiltz. Di Shiltz kau mampu menemukan banyak sekali macam monster yang disebut juga sebagai Bale. Sebagai kenang-kenangan sebelum tutup, aksara GM Seal Online Indonesia juga mengajak para SEALovers untuk foto bersama dan menyelenggarakan event bonus EXP rate dalam waktu singkat sebelum penutupan.
  2. LINE Seal Mobile
    Akhir November 2017 kemarin, Funigloo & LINE Game menutup salah satu game mobile yang telah berumur 7 bulan yakni LINE Seal Mobile. Pengumuman tersebut dilakukan lewat akun Facebook Seal Mobile Indonesia yang menyatakan pengakhiran layanan dari game LINE Seal Mobile dengan alasan yang tidak dijelaskan. Pada awalnya LINE Seal Mobile hanya berjulukan Project S dan gres hanya tersedia di Korea. Hingga balasannya LINE membawa game mobile tersebut ke Indonesia guna menjawab kerinduan para gamer warnet yang pernah memainkan game MMORPG tersebut di PC semoga mampu memaikannya di perangkat smartphone mereka.

Nah itulah beberapa game online yang harus tutup tahun lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here