Pulang: Insanity, Game Horor Lokal Segera Rilis Demo di Steam Besok!
Pulang: Insanity, Game Horor Lokal Segera Rilis Demo di Steam Besok!

Masih ingat dengan game horor lokal berjudul Pulang: Insanity? Besok versi demonya mampu kalian dapatkan gratis di Steam, loh!
Pulang: Insanity menjadi satu game horor terbaru buatan developer lokal yang segera meluncur di Steam. Game yang dikembangkan oleh developer asal Kalimantan Timur, Indonesia, Ozysoft ini sebelumnya telah dikembangkan semenjak tahun 2014 dan gres mampu dinikmati oleh gamer besok.

Berdasarkan informasi yang diberikan akun Facebook resmi Pulang: Insanity, full demo untuk game horor tersebut akan segera meluncur pada tanggal 28 Juni 2019. Game ini telah dikembangkan cukup usang dengan memakai Unity Engine. Dan sekarang sesudah dikembangkan cukup lama, akibatnya pihak Ozysoft telah mengumumkan bahwa Pulang: Insanity akan hadir melalui Steam.

Sekadar informasi, pengembangan Pulang: Insanity sendiri telah dilakukan oleh COO Ozysoft, Fahrurrozy Yasin semenjak masih dibangku sekolah. Karena menerima respon yang positif, game horor buatannya ini juga menerima banyak sekali penghargaan.

“Pulang: Insanity berhasil meraih penghargaan Best Favourite Games of 2014 di ajang Indonesia Games Show. Lalu, sebab menerima respon yang sangat kasatmata akibatnya kami bergerak mencari investor,” ucap Fahrurrozy.

Pulang : Insanity merupakan game bergenre Survival Horror dengan sudut pandang first person, atau sudut pandang orang pertama mirip Outlast ataupun Resident Evil 7. Di mana pemain harus mampu memecahkan banyak sekali teka-teki di dalamnya. Seiring dengan berjalannya permainan, kalian bakal disuguhkan dengan dongeng mengenai huruf utama dan apa yang bahwasanya terjadi. Selain memecahkan teka-teki, selama permainan kalian juga akan diselimuti dengan elemen horor yang berfokus pada psikologis.

Latar belakang game ini sendiri bermula pada tahun 2005, di mana huruf utama berjulukan Rudiansyah dan merupakan orang miskin yang dililit banyak hutang. Karena keadaan ekonominya itu, ia lebih menentukan jalan singkat untuk keluar dari masalahnya. Hingga akibatnya seorang sahabat mengajaknya untuk melaksanakan ritual pesugihan yang membutuhkan tumbal insan sebagai gantinya.

BACA JUGA:  Control Dipastikan akan Lebih Teroptimisasi untuk PC Ketimbang Quantum Break

Meskipun menjadi kaya tapi satu per satu keluarga Rudi menjadi korban tumbal. Sadar akan tindakannya, Rudi ingin menghentikan ritual pesugihannya dan bertobat ke jalan yang benar.

Sebelum segera merilis demonya di Steam, Pulang: Insanity juga sempat dipamerkan lebih dulu di Gamescom 2019 di Jerman pada Agustus 2019 lalu.

Nah buat kalian yang ingin tau dengan Pulang: Insanity, siap-siap besok mencoba versi demonya di Steam ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here