Polyphony Unjuk Cuaca Hujan Perdana di Gran Turismo Sport
Polyphony Unjuk Cuaca Hujan Perdana di Gran Turismo Sport

Perubahan cuaca kesudahannya ditambahkan.
Gran Turismo Sport memang menjadi salah satu game yang tak hanya mengedepankan simulasi mengemudi saja, namun juga simulasi balap sungguhan yang terjadi antar kendaraan beroda empat sport seharga jutaan dolar. Kiprahnya yang luar biasa tak lepas dari tangan masbodoh Kazunori Takauchi yang mendedikasikan dirinya untuk terus menciptakan franchise langsung Sony tersebut menjadi yang terbaik. Tak heran, ia dapatkan penghargaan gelar kehormatan dari universitas Italia. Gamenya juga menjadi salah satu game yang diakui oleh FIA atau Federasi Otomotif Internasional. Turnamennya bahkan miliki kelas yang sama dengan turnamen motorsport sungguhan. Di balik realismenya yang kerap dibandingkan dengan Project CARS milik Bandai Namco, game buatan Polyphony Digital ini masih mempunyai kekurangan, terutama pada perubahan cuaca yang seharusnya membuatnya semakin realistis. Kabar baiknya, nampaknya ia akan segera mendapatkannya.

Dilansir oleh Twinfinite, melalui livestreamnya, Sony dan Polyphony Digital pertamakali memperlihatkan bagaimana cuaca hujan akan memberi imbas tertentu di lintasan balapnya. Meskipun ia bukan menjadi cuaca yang dinamis dan mampu berubah seiring berjalannya permainan, namun upaya Polyphony patut diacungi jempol. Nampak bahwa tingkat kejelasan pandangan akan jauh berbeda saat cuaca sedang hujan lebat, berguntur, maupun gerimis.

Tentunya handling dan fisik kendaraan yang kau kendalikan akan jauh berbeda kalau dibandingkan cuaca cerah. Terlihat jalanan jadi semakin licin dan player harus mengendalikan kecepatan mobilnya supaya tak tergelincir.

BACA JUGA:  4 Hal yang Perlu Respawn Benahi dalam Sistem Monetisasi Apex Legends

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here