Command and Conquer: Remastered Resmi Dalam Pengerjaan Penuh
Command and Conquer: Remastered Resmi Dalam Pengerjaan Penuh

EA resmi umumkan gamenya tengah dikerjakan secara penuh.
Setelah direncanakan untuk merilis kembali franchise Command & Conquer berjudul Command & Conquer: Remastered dan digoda akan wujud perdana dari construction yard-nya. Electronic Arts hasilnya mengumumkan bahwa pengerjaan salah satu game taktik legendaris dunia tersebut resmi dikerjakan.

Masa pra-produksi yang telah selesai yang dilanjutkan dalam masa produksi penuh tersebut unjuk UI atau User Interface yang mereka desain ulang termasuk sidebar yang akan kau gunakan untuk memanage pembangunan markasmu nanti. Berbeda dari desain lawasnya yang membutuhkanmu untuk melaksanakan scroll demi membangun bangunan yang tepat, kali ini terlihat bahwa dia lebih menyerupai dengan UI gres dari Command & Conquer 3 yang mengkategorikan setiap bangunan dan pasukan dalam kategorinya masing-masing.

Namun berbeda dengan seri ketiga yang memisahkan bangunan ke dalam kategorinya masing-masing, khususnya untuk bangunan biasa dan tower defender. Electronic Arts bersikukuh untuk menggabungkannya menjadi satu sama menyerupai seri klasiknya.

Beberapa elemen menyerupai repair, sell, dan tombol map sekarang diwakili oleh icon dibanding harus memakai teks menyerupai desain lamanya. Jumlah uang yang kau miliki sekarang juga akan muncul di kanan atas layaknya desain UI modern dari game Command & Conquer teranyar lainnya.

Mereka juga menyampaikan bahwa dikala ini gamenya tengah dikerjakan oleh dua tim: Lemon Sky yang dipasrahi untuk mengerjakan resolusi sampai 4K, dan kreator aslinya yang sempat mereka bubarkan yaitu Petroglyph (GreyGoo, 8-Bit Armies, Forged Battalion) yang kebanyakan terdiri dari para mantan pegawai utama Westwood Studios yang akan menambahkan aneka macam fitur gres yang harus ada dalam gamenya.

Hingga goresan pena ini ditulis, belum ada kejelasan kapan gamenya akan dirilis. Namun dengan kembalinya para kreator aslinya dalam tim baru, tampaknya kau tak perlu khawatir EA akan menghancurkan kualitas franchise yang sempat melambungkan namanya tersebut.

BACA JUGA:  Konsumen Habiskan $ 387 Juta Demi Menikmati Cloud Gaming di Tahun 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here