Microsoft Umumkan Pengembangan Teknologi Game Streaming Project xCloud
Microsoft Umumkan Pengembangan Teknologi Game Streaming Project xCloud

Microsoft tampaknya tidak mau kalah dari Google yang belum usang ini diketahui menggarap Project Stream.
Sejak tersedianya internet, para console maker berupaya mengintegrasikan susukan ke platform mereka demi menyajikan multiplayer online. Sega melakukannya di tahun 1990 lewat Meganet untuk Mega Drive, kemudian Sony memperkenalkan mode online di PlayStation 2 pada tahun 2000. Dan belakangan, internet kembali merombak cara konsumen menikmati video game.

Setelah dicetus OnLive beberapa tahun silam, layanan cloud gaming mulai bermunculan. Beberapa nama terkenal yang sering kita dengar antara lain ialah PlayStation Now dan GeForce Now, kemudian di Indonesia, kita bisa menemukan Skyegrid serta Emago. Selanjutnya, raksasa internet Google diketahui tengah menguji Project Stream, dan kali ini, Microsoft mengabarkan penggarapan platform gaming on demand yang mereka namai Project xCloud.

Premis Project xCloud hampir sama mirip layanan game stream lain, yakni mempersilakan kita bermain tanpa dibatasi perangkat yang dimiliki, memungkinkan pengguna menikmati konten dari mana saja. Menariknya, Microsoft tidak bermaksud membuat xCloud untuk menggantikan perangkat gaming konvensional mirip PC atau console, melainkan menyiapkannya sebagai alternatif mengakses permainan.

Karena Microsoft sendiri merupakan penyedia platform gaming terbesar di Bumi (mereka punya Xbox dan lebih banyak didominasi gamer PC bermain di Windows), sang produsen mempunyai basis yang berpengaruh dalam membangun layanan on demand. Ketika Project xCloud tersedia nanti, ia rencananya akan dibekali lebih dari 3.000 permainan Xbox One. Microsoft juga berjanji untuk memudahkan developer menyajikan kreasi mereka di sana.

Modal krusial lain yang Microsoft miliki ialah data center Azure. Data center ini tersebar di 54 lokasi di dunia dengan layanan meliputi 140 negara. Berbekal hal tersebut, perusahaan merasa percaya diri bisa mengatasi tantangan kompleks yang menghadang dalam penyediaan layanan game streaming.

BACA JUGA:  Nggak Mau Kalah dengan Steam, Tencent Juga Luncurkan Toko Game Bernama WeGame X

Melalui Project xCloud, Microsoft berkeinginan untuk menghidangkan pengalaman gaming berkualitas secara konsisten, terlepas dari perangkat yang konsumen gunakan. Buat melakukannya, Microsoft membangun hardware khusus di data center mereka biar sistemnya kompatibel baik ke permainan Xbox yang ada kini serta judul-judul yang akan dirilis di masa depan.

Proses pengujian Project xCloud tengah Microsoft lakukan. Tes dilakukan lewat perangkat berbeda mirip smartphone dan tablet yang dipasangkan ke controller Xbox via Bluetooth. Sebagai alternatifnya, game tetap sanggup dikendalikan lewat layar sentuh. Microsoft sadar bahwa biar permainan tersaji intuitif, beberapa input harus diposisikan secara pas, baik pada tombol tertentu atau stik. Untuk itu, produsen membuatkan overlay input yang bisa membaca sentuhan secara responsif – kalau gamer bermain tanpa controller.

Rencananya, Microsoft akan memperkenankan publik berpartisipasi dalam sesi uji coba Project xCloud di tahun depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here