Evil Geniuses Diakuisisi oleh Perusahaan Investasi, PEAK6
Evil Geniuses Diakuisisi oleh Perusahaan Investasi, PEAK6

Mereka pun menunjuk CEO gres untuk mengepalai organisasi esports besar ini.
PEAK6 ialah sebuah perusahaan investasi dan teknologi yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat. Mereka pun mengumumkan bahwa telah mengakuisisi Evil Geniuses (EG) dan menunjuk CEO gres untuk organisasi ini sebagai bab dari kesepakatannya.

Nilai janji akuisisi organisasi ini memang tidak dibuka ke publik. Menurut The Esports Observer, tim ini pun menolak untuk mengungkap isu lebih lanjut wacana nilai akuisisinya.

Nicole LaPointe Jameson, yang sebelumnya seorang associate untuk divisi Strategic Capital di PEAK6, akan menjadi CEO Evil Genius yang baru. Sedangkan Phillip Aram, COO EG, masih akan menjabat posisi yang sama semenjak dipilih dari bulan September 2017 yang lalu.

Dikutip dari The Esports Observer, Jenny Just, Co-Founder PEAK6, sempat memperlihatkan komentarnya wacana akuisisi ini. “Kami memang telah usang menjadi investor untuk olahraga tradisional dan kami sangat bersemangat mampu terjun pribadi ke komunitas gaming kompetitif.”

Ia pun melanjutkan, “melihat industri esports yang berkembang dan berevolusi, kami memang mempunyai kesamaan visi dengan EG untuk membuat pengalaman yang inovatif sekaligus berkesan untuk para fans dan atletnya. Kerjasama ini menguatkan misi kami untuk memimpin semangat kompetitif dan hasrat untuk merangkul pengguna melalui teknologi.”

Sebelumnya, EG sendiri dimiliki oleh Twitch, sebuah platform streaming untuk komunitas gaming; ketika mereka mengakuisisi Good Game Agency di 2014. Desember 2016, Twitch pun melepas kepemilikan mereka dan memberikannya kepada para pemainnya. Kala itu, para pemainnya bahkan dipersilakan untuk menentukan manajemennya sendiri.

EG memang punya banyak divisi mirip Dota 2, Rainbow Six Siege, Fortnite, Call of Duty, dan Rocket League. Namun demikian, divisi Dota 2 mereka lah yang membuat organisasi ini meroket popularitasnya. EG ialah tim yang membesarkan pemain muda berbakat Sumail Hassan. EG juga pernah jadi juara dunia di Dota 2 ketika menjuarai The International 2015.

BACA JUGA:  Mati Perlahan, Sony Berencana Hentikan Produksi Game Fisik untuk PS Vita!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here