SFI Queen, Sang Srikandi Mobile Legends, Juarai FSL Indonesia Qualifier
SFI Queen, Sang Srikandi Mobile Legends, Juarai FSL Indonesia Qualifier

Mereka akan terbang ke Singapura dan mewakili Indonesia dalam kompetisi FSL Elite 2019
Prestasi di kancah esports bahwasanya bukan monopoli para Arjuna saja. Walau jumlahnya tak banyak, namun juga ada para Srikandi esports yang tak mau kalah dengan para lelaki. Selain dari EVOS.Galaxy Sades yang sebegitu besar lengan berkuasa di kompetisi ladies, hingga dinobatkan sebagai ratunya kancah Point Blank Indonesia, ternyata baru-baru ini juga ada SFI Queen yang memperlihatkan tajinya. Tim Mobile Legends ladies yang satu ini gres saja lolos ke tingkat Asia Tenggara sesudah menjadi juara di Female Esports League Indonesia Qualifier 2019.

Akhir pekan kemudian (19 Mei 2019), mereka berhasil lolos dari kualifikasi Indonesia dengan catatan yang sangat baik, tak terkalahkan satu kalipun oleh tim lain yang berusaha menjatuhkan mereka. Padahal penantang mereka tiba dari nama-nama yang cukup besar di esports Indonesia. Dari 16 tim penerima FSL Indonesia Qualifier, terselip tim mirip Saints Ladies atau tim adonan Winda “Earl” Lunardi yang berjulukan Pokemon.

Lolos dari kualifikasi Indonesia, usaha SFI Queen berlanjut pada 8-9 Juni 2019 mendatang. Mereka akan bertanding dalam kompetisi FSL Elite, yang akan diselenggarakan di Singapura, melawan tim Mobile Legends wanita terhebat dari banyak sekali negara di regional Asia Tenggara. Saat ini sendiri sudah ada Bren Esports Victress dari kualifikasi Filipina dan Venus Vixens dari kualifikasi Myanmar, yang siap menghadang mereka di gelaran utama FSL Elite 2019.

Selain dari dua tim tersebut, masih tersisa satu kualifikasi terakhir sebelum menuju gelaran final, yaitu kualifikasi SG/MY yang diselenggarakan pada 25-26 Mei. Menghadapi kompetisi yang cukup besar dan melihat torehan prestasi SFI Queen pada gelaran kualifikasi Indonesia, aku cukup ingin tau dan mewawancara kapten tim SFI Queen, Violetta “Caramel” Aurelia.

Bercerita ihwal asal permintaan terciptanya SFI Queen, Caramel menyampaikan bahwa tim Mobile Legends wanita dari SFI Esports ini sudah terbentuk semenjak Agustus 2018. “Awalnya kami terbentuk untuk wacana akan diadakannya MPL Ladies. Walau MPL Ladies alhasil belum juga terlaksana, tapi kami tetap mempertahankan tim ini, dan coba ikut turnamen umum. Sampai alhasil ada pengumuman kompetisi FSL yang bikin tim kami excited, dan latihan lebih ulet lagi.” Jawab Violet.

BACA JUGA:  Semakin Populer, 2 Tim Esports Besar Indonesia Rekrut Pro Player untuk Game Auto Chess

SFI Queen terbilang cukup getol latihan sehari-harinya. Violetta bercerita bahwa tim mereka sudah punya agenda latihan rutin tersendiri. “Tapi sesudah mendengar pengumuman FSL, latihan kami diperketat, durasinya ditambah, dan meningkatkan kesepakatan antar player juga.” kisah Violet.

Ternyata berkat latihan keras tersebut, terbukti SFI Queen mampu menang sapu bersih, tak terkalahkan satu pertandingan pun sepanjang fase kualifikasi. “Pas menang, kita seneng banget, apalagi kita menang mulus tanpa kecolongan skor, mulus hingga final. Tapi bahwasanya kami juga sudah cukup percaya diri bakal lolos, alasannya ialah tahu nggak semua tim punya kesepakatan latihan mirip tim kami.” kata Violetta.

Jelang FSL Elite, bagaimana persiapan SFI Queen menghadapi kompetisi tersebut. Violetta mengatakan, salah satunya ialah dengan latihan yang lebih intensif. Intensif yang bagaimana? Yaitu dengan fokus bootcamp, alias latihan bersama di dalam satu tempat, supaya lebih fokus, mampu lebih mantap, dan membangun chemistry antar anggota tim SFI Queen.

Caramel juga bercerita, bahwa ia dan kawan-kawannya cukup optimis untuk kompetisi ini. “Walau kami was-was dengan tim Bren Victress, tapi kami tetap optimis untuk FSL Elite nanti. Pastinya kami akan berusaha yang maksimal semoga Indonesia mampu menjadi juara satu di kompetisi setingkat Asia Tenggara.”

Terakhir, Violetta juga bercerita soal harapannya terhadap scene esports wanita dan juga para srikandi esports yang ada di luar sana. “Kalau soal cita-cita terhadap scene, tentunya kompetisi mirip FSL ini mampu terus ada. Bahkan jika bisa, pada suatu hari nanti ada liga format liga mirip MPL untuk para ladies. Kalau bicara pesan-pesannya untuk para srikandi esports lainnya, kembangkan terus skill individu, teamwork, dan chemistry. Harus pantang menyerah!”

Mari kita doakan semoga Caramel dan kawan-kawan SFI Queen mampu menerima hasil yang terbaik di gelaran FSL Elite 2019, yang akan diselenggarakan pada 8-9 Juni mendatang. Maju terus Srikandi esports Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here