Mengenal Hero Dota 2, Grimstroke si Pengikat Takdir
Mengenal Hero Dota 2, Grimstroke si Pengikat Takdir

Gunakan kekuatan jahat Grimstroke untuk mengacaukan gerakan lawan di pertempuran
Turnamen Dota 2 The International 2018 telah berakhir pada tanggal 25 Agustus lalu. Tim OG yang keluar sebagai juara, pulang dengan membawa hadiah uang sebesar US$11,2 juta. Total hadiah turnamen ini sendiri mencapai lebih dari US$25 juta dan merupakan prize pool turnamen Dota 2 terbesar sepanjang sejarah.

Selain sebagai ajang kompetisi, The International juga merupakan momen bagi Valve untuk merilis pendekar gres yang pastinya akan menciptakan nuansa permainan Dota 2 kembali segar. Hero terbaru itu berjulukan Grimstroke, dan sekarang sudah bisa kau mainkan. Siapa bergotong-royong Grimstroke, dan menyerupai apa gaya permainannya? Ayo kita kupas bersama!

Pembawa peristiwa klan Ashkavor
Bila Anda familier dengan cerita-cerita rakyat Jepang, Anda niscaya akan eksklusif sadar bahwa desain pendekar Grimstroke terinspirasi dari mitologi negeri sakura tersebut. Dikisahkan bahwa Grimstroke dulunya yaitu seorang cowok yang berlatih sihir untuk melindungi rakyat Ashkavor. Namun ketika melaksanakan ritual penting, sebuah bencana terjadi.

Grimstroke rupanya melanggar perintah dari guru-gurunya. Demi mendapatkan kekuatan yang dahsyat, Grimstroke mencampurkan tinta sihir dalam ritual dengan suatu ramuan penguat. Akibatnya, sihir yang muncul dalam diri Grimstroke menjadi jahat. Bukannya melindungi, sihir itu justru menelan nyawa seluruh rakyat Ashkavor. Klan Ashkavor musnah, jiwa mereka sekarang terperangkap dalam tinta yang menjadi media sihir milik Grimstroke.

Penampakan Grimstroke yang berwajah merah, bertanduk dua, dan membawa tongkat pemukul yaitu pembiasaan legenda makhluk mistik Jepang berjulukan Oni. Oni merupakan raksasa pemakan manusia, sekaligus juga penghukum insan atas dosa-dosa mereka di neraka. Konsep desain ini juga menyerupai dengan tokoh Ink Demon Agura yang pernah muncul dalam game PS Vita berjudul Sumioni: Demon Arts.

Mengikat musuh dan menghancurkannya
Grimstroke yaitu pendekar ranged dengan gaya permainan yang fokus pada dua hal: nuke dan disable. Artinya, pendekar ini cocok menempati posisi support ataupun mid. Kemampuannya memperlambat musuh, melaksanakan stun di jangkauan area, serta melipatgandakan damage pendekar sobat menciptakan Grimstroke sangat menyeramkan di tengah war.

Grimstroke mempunyai empat skill, antara lain:

Stroke of Fate. Grimstroke mencipratkan tinta ke area berbentuk garis lurus di depannya. Musuh yang terkena akan mendapatkan damage dan pengurangan movement speed.
Phantom’s Embrace. Grimstroke mengirim arwah yang melekat ke satu pendekar musuh untuk memberi damage dan imbas silence. Mirip kemampuan The Swarm milik Weaver, arwah ini bisa dibunuh untuk menghilangkan efeknya.
Ink Swell. Grimstroke melumuri dirinya atau unit sobat dengan tinta. Selama berlumuran tinta, unit ini mendapat bonus movement speed dan kebal terhadap serangan, namun tidak bisa memakai skill. Setelah 3 detik, tinta tersebut meledak, memberi damage dan stun ke area di sekitarnya.
Soulbind. Kemampuan ultimate Grimstroke ini mengikat satu pendekar musuh ke pendekar lain di dekatnya. Selama terikat, kedua pendekar musuh mendapat pengurangan movement speed, dan jikalau ada pendekar yang terkena skill, pendekar pasangannya akan terkena skill yang sama.

BACA JUGA:  The Elder Scrolls: Blades, RPG Mobile dari Pencipta Skyrim, Sudah Bisa Kamu Mainkan

Strategi dan tips penggunaan Grimstroke
Grimstroke punya aneka macam kemampuan yang sangat berbahaya, tapi butuh koordinasi tim biar bisa berfungsi maksimal. Ink Swell bersinergi sangat baik dengan hero-heroganker atau initiator, terutama jikalau mereka memegang Blink Dagger. Dengan timing yang tepat, musuh bisa terkena stun selama 4 detik dan mati tanpa perlawanan.

Berkat Phantom’s Embrace, Grimstroke sanggup merusak taktik tim lawan ketika war. Bila arwah gentayangan ini tidak ditangani, satu pendekar musuh tidak bisa berkontribusi maksimal selama 5 detik. Tim lawan harus menentukan antara melanjutkan war tanpa sumbangan skill 1 pendekar penting, atau mundur sebentar untuk menolong temannya.

Soulbind mempunyai sinergi dahsyat dengan jurus-jurus ultimate lain. Bila di tim mitra ada pendekar menyerupai Bloodseeker, Doom, atau Lina, pastikan Anda fokus pada sasaran yang sama ketika war. Ditambah item pendukung menyerupai Aghanim’s Scepter atau Refresher Orb, Anda bisa melumpuhkan sebagian besar tim lawan dalam sekejap.

Kecuali jurus ultimate (Soulbind), semua skill Grimstroke mempunyai cooldown yang cukup singkat. Gunakan jurus-jurus tersebut semaksimal mungkin, tapi hati-hati jangan hingga kehabisan mana di ketika penting.

Grimstroke sangat bergantung pada skill. Hati-hatilah terhadap item yang bisa melindungi pendekar lawan dari magic, menyerupai Black King Bar, Linken’s Sphere, dan Lotus Orb. Bila pendekar lawan mempunyai kemampuan silence, Grimstroke juga akan kerepotan. Anti-Mage, Riki, Rubick, dan Silencer yaitu beberapa pendekar yang sangat berbahaya bagi Grimstroke.

Grimstroke cocok bagi Anda yang suka melaksanakan kolaborasi tim, memantau gerakan lawan, dan menyusun taktik di medan pertarungan.

Selain Grimstroke, Valve juga mengumumkan satu pendekar gres lagi berjulukan Mars. Sayangnya belum ada informasi mendetail tentangnya, dan perilisannya pun gres sekitar selesai tahun ini. Satu hal yang jelas, eksistensi Grimstroke dan Mars yaitu alasan untuk mulai rajin main Dota 2 lagi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here