BOOM.ID dalam Kualifikasi Dota 2 Epicenter Major Sejauh Ini
BOOM.ID dalam Kualifikasi Dota 2 Epicenter Major Sejauh Ini

Pertandingan kini masuk ke fase bracket. BOOM.ID dan 3 tim lainnya memperebutkan 1 slot tersisa untuk Epicenter Major
Setelah MDL Disneyland selesai diselenggarakan pekan lalu, pertandingan Major akan kembali hadir dalam waktu dekat. Pekan ini, yakni kualifikasi Epicenter Major yang sedang terselenggara. Gelaran utama Epicenter Major sendiri akan dilaksanakan pada 22-30 Juni 2019 mendatang, tetapi fase kualifikasi sudah terselenggara semenjak 16 Mei 2019 kemarin.

Dalam gelaran ini, BOOM.ID kembali menjadi salah satu peserta, diundang bertanding ke dalam fase closedqualification Epicenter Major. Selain BOOM.ID, ada juga EVOS yang dipunggawai oleh Muhammad “InYourDream” Rizky dan kawan-kawan. Kualifikasi terbagi ke dalam dua fase, fase grup dan fase bracket.

Pada fase grup, penampilan BOOM.ID terbilang cukup kuat. Dengan pertandingan best of 1 round robin, BOOM.ID mampu dengan mudahnya menyantap hampir semua tim penerima lainnya. Tim yang punya nama di kancah SEA mirip Geek Fam, Mineski, dan WG.Unity, mampu dikalahkan dengan cukup mudahnya.

Namun sayang, lagi-lagi BOOM.ID masih tergelincir saat harus melawan Fnatic dan juga TNC Predator. Kedua tim tersebut memang masih menjadi kerikil sandungan terbesar bagi BOOM.ID saat bertanding di tingkat Asia Tenggara. TNC Predator selaku pemuncak klasemen sudah eksklusif lolos ke Epicenter Major, sementara BOOM.ID harus melanjutkan pertandingan.

Tersisa satu slot lagi, BOOM.ID harus bertanding dalam fase bracket bersama 4 tim lainnya. Ada Fnatic, Geek Fam, dan Power of MYSG+AU yang berisikan Chan “WinteR” Litt Binn dan kawan-kawan. Sejauh ini, performa permainan BOOM.ID mengalami peningkatan yang cukup positif. Terakhir kali, pada OGA Dota PIT Minor, Randy “Dreamocel” Saputra dan kawan-kawan berhasil lolos hingga fase bracket. Mereka berhasil kalahkan beberapa tim besar mirip EHOME dan juga Ninja in Pyjamas.

BACA JUGA:  Registrasi Turnamen Baru Brawlhalla “The Great Brawl” Dimulai!

Dalam wawancara bersama vpesports, Dreamocel mengatakan, salah satu alasan peningkatan performa ini yakni alasannya kehadiran sports psychologist yang membantu mereka. Aspek psikologi sebetulnya memang merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan oleh seorang atlet esports. Saya sempat berbincang dengan Yohannes Paragian, VP Esports tim EVOS Esports, membahas soal aspek psikologi dari seorang atlet esports yang kerap terlupakan oleh sebuah organisasi esports. Ini tentu yakni sebuah kemajuan, melihat BOOM.ID atau EVOS yang akan merekrut sports psychologist, demi menajamkan mental para atlet-atlet esports Indonesia.

Satu hal yang juga saya ingin tau adalah, bagaimana cara kerja sosok sports psychologist ini di dalam sebuah tim? Brando Oloan, manajer tim Dota 2 BOOM.ID menceritakan secara singkat soal tugas yang satu ini. “Untuk performa tim, psikolog berkhasiat untuk memberi kita perspektif yang objektif, alasannya sang psikolog yang sifatnya yakni sebagai observer. Kalau curhat satu sama lain, kadang alhasil malah subjektif. Kehadiran psikolog membantu menyamakan pikiran, mengarahkan para pemain biar berpikir bahwa ‘we’re on the same boat’.”

“Kalau cara kerjanya, kurang lebih sih konsultasi, diskusi, dan sharing-sharing aja.” Kata Brando menceritakan cara kerja sports psychologist di dalam tim mereka. Terkait peluang lolos, Brando cukup yakin bahwa mereka mampu lolos dalam kualifikasi yang satu ini. “Gue yakin sama kinerja belum dewasa sekarang, jadi gue yakit kita mampu lolos ke major, Amin!”

Kualifikasi major berlangsung pada siang hari ini. Jika ingin menyaksikannya, Anda mampu eksklusif pergi ke susukan Twitch resmi Epicenter. BOOM.ID akan melawan Power of MYSG+AU, kemudian setelahnya akan melawan Fnatic jikalau menang, atau Geek Fam jikalau kalah dan tergelincir ke lower bracket.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here