Team Secret Juarai Major Kedua di MDL Disneyland Paris Major 2019!
Team Secret Juarai Major Kedua di MDL Disneyland Paris Major 2019!

Mendapatkan hadiah sebesar US$350 ribu dan poin DPC sebesar 4950 poin
Setelah perjalanan panjang selama kurang lebih satu pekan, 12 Mei 2019 kemarin menjadi puncak gelaran MDL Disneyland Paris Major 2019. Penuh dengan banyak sekali pertarungan sengit, babak Grand Final akibatnya mempertemukan dua legenda Dota, Clement “Puppey” Ivanov dari Team Secret melawan Kuro “Kuroky” Salehi dari Team Liquid.

Pertandingan antar keduanya berlangsung dengan cukup sengit. Pertandingan dibuka dengan permainan Dark Seer yang sangat brilian dari Ivan “Mind_Control” Borislavov. Berkali kali berhasil menciptakan Secret kelimpungan, bahkan juga berhasil mendaratkan Vacuum yang menciptakan Secret berada dalam posisi yang buruk. Morphling Amer “Miracle-” Al-Barkawi berhasil melaksanakan tugasnya sebagai carry pembersih dengan sangat baik, bahkan hingga menerima quad-rampage saat sedang berusaha meruntuhkan pertahanan Team Liquid.

Tetapi kemenangan game pembuka bukan jaminan kemenangan bagi Team Liquid. Michat “Nisha” Jankowski dan kawan-kawan justru mengamuk di game-game selanjutnya. Pada game-game selanjutnya Liquid jadi semakin kesulitan. Akhirnya Secret melaksanakan reverse sweep, menjadi juara MDL Disneyland sesudah kalahkan Liquid 3-1.

Membahas soal kemenangan Team Secret dalam pertandingan ini, kami berdiskusi dengan salah satu sosok shoutcaster tersohor di kancah Dota Indonesia, Gisma “Melondoto” Priayudha. Menurut sosok yang kerap disapa Melon ini, kunci kemenangan Secret bahwasanya terletak pada permainan mereka di early game.

“Mereka rotasi 3 orang tolong-menolong untuk culik musuh di banyak sekali tempat. Lalu hingga menit 15an mereka gres mulai coba menyebar membantu atau menjaga Nisha. Alhasil networth Nisha sama Midone jadi tak beda jauh. Dua carry jadi, kemenangan jadi cukup gampang bagi Team Secret” jawab Melon mengomentari match antara Secret melawan Liquid di Grand Final MDL Disneyland Paris Major 2019.

BACA JUGA:  Suguhan Beasiswa dan Program Esports dari Sekolah PSKD

Lebih lanjut bicara soal game terakhir, kami membicarakan soal draft Team Liquid yang cukup mampu dipertanyakan. “Salahnya Liquid menerka mampu menghentikan Sven dan Templar Assassin cuma dengan bermodal Earthshaker saja. Nyatanya, butuh timing yang sempurna supaya taktik ini berhasil. Pada prakteknya, Secret main berani di game ini, terutama Nisha. Liquid kaget merespon hal ini, akibatnya mereka tidak sempat bereaksi, sehingga menciptakan permainan mampu selesai dengan cukup cepat.” jawab Melondoto.

Kemenangan ini menunjukkan Team Secret total hadiah sebesar US$350 ribu atau sekitar Rp5 miliar dan juga Poin DPC sebesar 4950 poin. Dengan ini maka Team Secret masih tetap menjadi pemuncak klasemen di Dota 2 Pro Circuit animo 2018-2019 dengan perolehan sebesar 14250 poin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here