Buah Investasi di Awal Maret, EVOS Buka Lowongan Psikolog Esports
Buah Investasi di Awal Maret, EVOS Buka Lowongan Psikolog Esports

Tersedia juga sejumlah posisi lain, termasuk desainer grafis, instruktur fitness, sampai manajer keuangan.
EVOS Esports sempat menjadi perbincangan menarik di bulan Maret 2019 lalu, lantaran ketika itu mereka mengumumkan pendanaan besar-besaran dari aneka macam investor lokal dan asing. Meski EVOS tak mengungkap siapa saja yang turut ambil bagian, investasi tersebut tetaplah cukup menghebohkan alasannya nominalnya yang besar, yaitu mencapai Rp50 miliar. Ini juga mengakibatkan EVOS organisasi esports pertama di Asia Tenggara yang melaksanakan fundraising dari investor asing.

Pendiri EVOS Esports, Hartman Harris, menyatakan bahwa investasi ini akan dipakai untuk pengembangan infrastruktur mirip pemberian psikolog, akomodasi pelatihan kelas internasional, dan sebagainya. “Kami menghadirkan para instruktur yang berpengalaman dan menguatkan tugas analisis untuk menghasilkan tim yang solid, profesional, dan meningkatkan performa EVOS di industri ke depannya,” papar Harris waktu itu.

Kini kita sudah bisa melihat sebagian hasil dari investasi tersebut, setidaknya dari sisi pengembangan sumber daya manusia. Dalam situs pencarian kerja JobStreet.com, EVOS terlihat memasang lowongan untuk beberapa posisi mirip yang mereka sebutkan dulu. Beberapa di antaranya yaitu posisi Psikolog Esports, Assistang Personal Trainer (pelatih fitness), Senior Graphic Design, sampai Finance & Accounting Manager.

Dari semua usulan tersebut, mungkin Psikolog Esports ialah posisi yang paling menarik. Isu kesehatan mental untuk atlet esportsadalah problem nyata yang sudah diakui oleh tim-tim kelas dunia, namun memang sering kali belum menjadi prioritas. Apalagi di negara Indonesia, di mana stigma negatif terhadap kesehatan mental masih cukup kuat. Melihat organisasi besar mirip EVOS mengambil langkah faktual untuk mengatasi problem tersebut rasanya cukup menyenangkan, dan saya berharap tim-tim lain bisa mengikuti jejak EVOS dalam hal ini.

BACA JUGA:  Menangi Turnamen Fortnite World Cup, Remaja 16 Tahun Berhasil Bawa Pulang 42 Milyar Rupiah

Menurut lowongan kerja di atas, posisi Psikolog Esports di EVOS punya tanggung jawab untuk “menciptakan acara administrasi stres bagi para pemain esports”. Berikut ini beberapa syarat yang diminta pada pelamar:

Memiliki gelar Master di jurusan Psikologi Klinis.
Memiliki lisensi psikolog.
Memiliki pengalaman dengan klien yang mengalami problem stres/depresi.
Kemampuan bahasa Inggris yang baik, lisan maupun tertulis.
Bersedia ditempatkan di Pantai Indah Kapuk.
Sementara jumlah honor yang ditawarkan berkisar antara Rp7 – 9 juta. Melihat syarat yang diajukan, sepertinya EVOS memang serius ingin mengakibatkan psikolog sebagai salah satu kru yang berperan besar dalam performa tim, sesuai dengan visi EVOS untuk membangun ekosistem esports dalam negeri dan membuat standar gres ihwal bagaimana seharusnya sebuah organisasi esports beroperasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here