Recap Final MPL Season 3 Day 1: PSG.RRQ dan EVOS Harus Tumbang Sejak Hari Pertama
Recap Final MPL Season 3 Day 1: PSG.RRQ dan EVOS Harus Tumbang Sejak Hari Pertama

Walaupun masih hari pertama, Final MPL Season 3 sudah menawarkan sebuah kejutan berupa tumbangnya tim besar PSG.RRQ dan EVOS
Final MPL Season 3 telah dimulai dengan total 8 tim yang akan bertarung dan saling beradu kekuatan untuk memperlihatkan siapakah dari mereka yang terbaik. Di hari pertama kita sudah sanggup melihat kejutan-kejutan unik dengan hancurnya kerajaan PSG.RRQ dan kekalahan telak untuk tim EVOS. Buat kau yang ketinggalan program kemarin, berikut yaitu hasil rekap Final MPL Season 3 di hari pertama.

ONIC Esport vs Louvre
Masuk ke dalam match pertama, Louvre cukup kewalahan dan berkali-kali pergerakan mereka bisa terbaca oleh para pemain ONIC. Dengan memakai Harith-nya, Udil bisa mengacak-acak deretan dari tim Louvre. Drian pun yang memakai Grock bisa mengerjakan tugasnya dengan baik sampai datangnya Lord ke arah midlane mengakhiri jalannya pertandingan dan skor 1-0 untuk tim ONIC.

Pada match 2, Louvre melaksanakan respect ban Harith untuk Udil. Namun Kimmie terlepas dan masih tetap dipakai oleh Sasa. Tidak terduga, kali ini malah Sasa yang menjadi mimpi jelek bagi Louvre. ONIC bisa membawa hasil higienis 2-0 atas Louvre dan lanjut ke babak berikutnya di upper bracket. Sedangkan Louvre harus turun ke lower bracket dan menunggu pemenang di Match D.

SFI Critical vs Aerowolf
Match 1 dimulai dengan permainan yang sangat apik oleh Thrust. Dengan memakai Lunox, ia bisa menawarkan burst damage yang besar sampai menciptakan para pemain SFI Critical kewalahan. Memasuki pertengahan game, SFI sudah bisa mengimbangi permainan dari Aerowolf dan menciptakan semakin seru.

Memasuki late game, Ramzu yang memakai Karrie sudah tidak sanggup terbendung. Alhasil kemenangan di match 1 sanggup diraih oleh para pemain SFI Critical dengan sangat dramatis!

Seperti tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, Aerowolf bermain gesit semenjak awal permainan. Menggunakan Harith, Trust begitu menjadi momok yang mengerikan bagi tim SFI. Belum lagi kehadiran Diggie yang dipakai oleh Rave bisa menciptakan deretan dari tim SFI berantakan. Hancurnya semua turret tim SFI menciptakan match 2 bisa diamankan oleh tim Aerowolf

BACA JUGA:  RRQ Epic Mampu Rebut Peringkat 2 Dunia di Turnamen PBIC 2019

Memasuki match 3 atau bisa dibilang “pertarungan hidup dan mati”, kedua tim sama-sama tidak bisa menawarkan celah sedikitpun. Memasuki late game, Aerowolf sudah terlihat mendominasi permainan dengan selisih gold yang cukup jauh. Dengan Lord yang didapatkan oleh tim Aerowolf, menciptakan mereka berhasil menjadi pemenang di match ini dan berhak untuk maju ke babak selanjutnya. Sedangkan SFI masih mempunyai nyawa dengan turun ke lower bracket.

PSG.RRQ vs Bigetron Game.ly
Di match 1, Tuturu dan AyamJG bisa memperlihatkan performa yang sangat baik. Mereka berhasil menciptakan para pemain Bigetron harus bermain aman, bahkan mematikan pergerakan Claude milik Bravo. Alhasil PSG.RRG bisa mengamankan match 1 atas Bigetron Game.ly

Walaupun mendominasi di awal permaian, namun PSG.RRQ mulai kewalahan semenjak di pertengahan pertandingan. Branz yang memakai Karrie bisa memposisikan dirinya dengan baik dan membawa Bigetron Game.ly kemenangan di match 2.

Seperti kehilangan takhtanya, PSG.RRQ bisa diacak-acak oleh Banz yang memakai Gusion. Bahkan memasuki menit 10, hanya turret top lane milik Bigetron Game.ly yang sanggup dihancurkan oleh para pemain PSG.RRQ. Dengan selisih kill yang jauh (7-16), menciptakan PSG.RRQ harus pulang dan menawarkan takhtanya kepada tim lain.

EVOS vs Alter Ego
Walaupun bermain sudah sangat maksimal, Oura tidak bisa menawarkan kemenangan untuk tim EVOS di match 1. Berkat permainan gemilang dari Chester dan Maungzy, tim Alter Ego bisa memporak-porandakan tim EVOS dan mengamankan kemenangan di match 1.

Maungzy kembali memperlihatkan taringnya. Sejak awal permainan sampai pertengahan game, ia bisa menciptakan para pemain EVOS kewalahan. Dengan memakai Harith, Maungzy berhasil memperlihatkan banyak agresi keren yang tentu menguntungkan bagi tim Alter Ego. Hadirnya Lord di turret midlane mengakhiri jalannya pertandingan dengan kemenangan higienis 2-0 untuk tim Alter Ego dan menciptakan EVOS harus pulang semenjak hari pertama.

Nah itulah jalannya pertandingan MPL Season 3 di hari pertama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here