Sederet Game Blockbuster dan PlayStation Kini Kaprikornus Judul Eksklusif Epic Games Store
Sederet Game Blockbuster dan PlayStation Kini Kaprikornus Judul Eksklusif Epic Games Store

Detroit: Become Human dan dua kreasi Quantic Dream lain nantinya mampu dinikmati di layanan ini.
Di momen peluncuran Epic Games Store, CEO Tim Sweeney sempat memberikan bahwa platform distribusi mereka itu tidak diciptakan untuk menyaingi Steam. Tapi kenyataannya, kompetisi tak mampu dihindari. Porsi pembagian laba yang menggiurkan pertama-tama mendorong developer indie untuk bermigrasi. Lalu tak lama, studio-studio besar terpengaruhi buat melaksanakan kesepakatan langsung dengan Epic.

Alhasil, game-game kelas berat mirip Metro Exodus dan The Division 2 sementara ini cuma mampu dibeli di Epic Games Store. Dan dalam waktu bersahabat Jumlahnya dipastikan akan bertambah banyak sehabis perusahaan melaksanakan pengumuman besar di Game Developers Conference ahad ini. Epic mengabarkan bahwa ada sederet judul blockbuster lain yang dijadwalkan buat meluncur di layanan mereka, termasuk sejumlah permainan buatan Quantic Dream yang dahulu cuma tersedia di PlayStation.

Jangan tanya bagaimana mereka mampu merayu studio asal Perancis itu, namun hal ini merupakan kabar besar hati bagi gamer PC dan – dilihat dari perspektif lebih luas – sebuah langkah strategis brilian Epic Games untuk menghimpun lebih banyak konsumen. Ada tiga game Quantic Dream yang nantinya mampu dinikmati via Epic Games Store, dua di antaranya yaitu judul console last-gen Sony, yaitu Beyond: Two Souls, Heavy Rain, dan Detroit: Become Human. Betul sekali, Anda tak perlu membeli PS4 untuk memainkan Detroit.

Selain kreasi Quantic Dream, setidaknya ada dua permainan ‘most wanted‘ di 2019 yang rencananya hanya mampu diakses dari Epic Store, yakni game action-adventure gres karya tim pencipta Max Payne, Control; dan RPG fiksi ilmiah first-person buatan Obsidian, The Outer Worlds. Daftarnya tidak berhenti hingga di sana. Akan ada Afterparty (buatan bakat di belakang Oxenfree), Ancestors: The Human Odyssey, The Cycle, Industries of Titan, Kine, Journey to the Savage Planet dan Trover Saves di Universe.

BACA JUGA:  PC Kentang RAM 4GB? Kalian Masih Bisa Mainkan 11 Game Keren Ini!

Kejutan masih belum berhenti. The Sinking City dan Dangerous Driving turut bergabung di Epic Games Store dan mampu di-pre-order. Selanjutnya, sang penyedia layanan telah resmi meluncurkaan Roller Coaster Tycoon Adventures dan Satisfactory.

Kita tahu bahwa Epic Games melalui tahun 2018 dengan sangat sukses. Di tahun itu, mereka kabarnya meraup laba sebesar US$ 3 miliar, dan perusahaan diestimasi mempunyai nilai US$ 15 miliar. Tak sulit ditebak, keberhasilan Epic mendorong mereka untuk melaksanakan manuver-manuver agresif, mirip melaksanakan perjanjian dengan publisher/developer third-party serta menerapkan acara bagi-bagi game gratis secara konsisten.

Saya sempat mendengar keluhan sejumlah rekan gamer pengguna Steam terkait kehadiran game secara langsung di Epic Store. Namun saya pribadi berpendapat, kompetisi ialah hal positif buat konsumen. Dengan munculnya penantang, Steam akan terdorong untuk terus menyempurnakan plaform-nya dan cara mereka ‘melayani’ developer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here